Perempat

Putaran Final Piala Dunia 2006 – Perempat Final

Piala Dunia turun ke delapan negara saat kami mendekati akhir turnamen. Inilah yang terjadi pada empat perempat final dan siapa yang akan mengundurkan diri melawan siapa di semifinal.

Dalam pertandingan yang ditagih sebagai replay final Piala Dunia 1990, tuan rumah menyingkirkan unggulan kedua Argentina di adu penalti. Roberto Ayala memimpin Argentina di depan empat menit memasuki babak kedua dan tim Jose Pekerman tampaknya telah membukukan tempat mereka dalam empat besar sampai pencetak gol terkemuka Miroslav Klose menyamakan kedudukan 10 menit menjelang pertandingan usai main judi online. Tidak ada lagi gol yang dicetak dan orang-orang Jerman yang sempurna mempertahankan rekor penalti 100% mereka di final besar dengan mengalahkan lawan mereka 4-2 dari titik penalti. Sebuah perkelahian besar terjadi setelah tendangan penalti akhir dan Pekermen mengundurkan diri setelah kekalahan.

Italia vs Ukraina diperkirakan akan menjadi urusan dengan skor rendah tapi orang Italia meningkatkan sebuah peralatan dan menyapu timnas Piala Dunia selain 3-0. Italia berada di luar blok awal dan Zambrotta memecahkan kebuntuan setelah hanya enam menit. Luca Toni, yang diperkirakan oleh banyak orang sebagai kuda hitam untuk Golden Boot Piala Dunia, akhirnya mencetak gol pertamanya dalam turnamen tersebut, melaju setelah 59 menit dan terjerembab 10 menit kemudian untuk membuat pertandingan semifinal melawan Jerman.

Arguably kejutan terbesar dari turnamen tersebut adalah Prancis melawan Brasil. Sisi Prancis yang menua yang secara mengejutkan berhasil sejauh ini setelah sebuah pertunjukan panggung kelompok yang tidak meyakinkan diperkirakan akan kalah melawan favorit pra-turnamen Brazil. Namun, penampilan terinspirasi oleh veteran Zinedine Zidane dan gol Thierry Henry setelah 57 menit sudah cukup untuk melihat Prancis sampai ke empat besar. Sebelum bertemu Spanyol di babak kedua, Prancis 20/1 orang luar tapi sekarang melihat diri mereka sebagai favorit 2/1 kedua di belakang tuan rumah Jerman.

Sementara kemenangan Prancis atas Brasil mengejutkan, pertandingan paling dramatis di perempat final tidak diragukan lagi adalah Inggris vs Portugal. Inggris bisa dibilang lebih baik dari peluang sampai titik balik penting setelah XX menit saat Wayne Rooney diusir dari lapangan. Rooney rupanya dicap pada Ricardo Carvalho dan rekan setim Manchester United Ronaldo memberi isyarat agar striker tersebut diusir dari lapangan. Rooney mendorong Ronaldo pergi dan menerima perintah berbarisnya. Sven Goran Eriksson tidak memiliki banyak gagasan untuk dihubungi, meski perbankan £ 25 juta selama masa jabatan lima tahunnya dan dengan skor masih 0-0 setelah 130 menit, pertandingan akan diputuskan oleh undian adu penalti.

Simao mencetak gol namun Frank Lampard diselamatkan oleh kiper Ricardo. Hugo Viana membentur tiang gawang dan Owen Hargreaves yang mengesankan mencetak gol. Armando Petit membuat usahanya melebar namun dengan kesempatan untuk menempatkan Inggris di depan, Steven Gerrard melihat usaha jinaknya berhasil diselamatkan. Helder Postiga bertolak dari titik penalti namun Jamie Carragher mendapat penalti ketiga yang diselamatkan Ricardo. Ironisnya, Ronaldo lah yang menjaring penalti penting ketiga untuk mengirim Portugal ke semifinal dengan skor 3-1